Waktu Ideal Gigi Susu Tanggal dan Antisipasinya Jika Tanggal Terlalu Dini

Melihat si kecil mulai memiliki gigi yang goyang adalah tonggak sejarah baru dalam pertumbuhannya. Ada rasa bangga sekaligus haru bagi orang tua saat “gigi pertama” mereka akhirnya tanggal. Namun, di sisi lain, banyak orang tua yang khawatir: “Ini kecepetan nggak ya copotnya?” atau “Kok temannya sudah ompong, anak saya belum?”.

Memahami timeline atau urutan tanggalnya gigi susu sangat penting agar kamu tahu kapan harus membiarkannya secara alami, dan kapan kamu harus waspada. Di Dharmawangsa Dental Studio (DDS), kami ingin membantumu memantau transisi senyum si kecil dengan tepat.

Timeline: Urutan Normal Gigi Susu Tanggal

Secara umum, gigi susu akan mulai tanggal pada usia 6 hingga 7 tahun. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak itu unik. Urutannya biasanya mengikuti pola saat gigi tersebut pertama kali tumbuh:

  1. Gigi Seri Depan (Bawah & Atas): Biasanya tanggal pertama kali di usia 6-7 tahun.
  2. Gigi Seri Samping: Menyusul di usia 7-8 tahun.
  3. Gigi Geraham Pertama & Taring: Biasanya tanggal di usia 9-12 tahun.
  4. Gigi Geraham Kedua: Menjadi yang terakhir tanggal, biasanya di usia 10-12 tahun.

Apa Bahayanya Jika Gigi Susu Tanggal Terlalu Dini?

Gigi susu bisa tanggal lebih cepat dari jadwalnya karena beberapa alasan, seperti kecelakaan (jatuh/terbentur) atau karena kerusakan parah (karies) yang mengharuskan gigi dicabut. Jika ini terjadi, kamu perlu berhati-hati. Gigi susu sebenarnya berfungsi sebagai “penjaga lahan” bagi gigi permanen. Jika satu gigi susu hilang terlalu dini, gigi-gigi di sekitarnya cenderung akan bergeser miring untuk mengisi ruang kosong tersebut. Akibatnya? Saat gigi permanen di bawahnya siap tumbuh, ia akan kehilangan ruang, sehingga tumbuh berjejal, miring, atau bahkan tertanam di dalam gusi (impaksi).

Solusi Pintar, Berikan Space Maintainer

Jika tim dokter di DDS mendapati gigi susu si kecil harus tanggal jauh sebelum waktunya, kami biasanya akan menyarankan penggunaan Space Maintainer yakni alat kecil (bisa permanen atau lepasan) yang dipasang di area gigi yang hilang. Sesuai namanya, alat ini bertugas menjaga ruang agar tetap terbuka. Ia menahan gigi-gigi tetangga agar tidak bergeser miring, sehingga gigi permanen punya “pintu masuk” yang pas saat waktunya tumbuh nanti. Space Maintainer ini akan mengurangi risiko anak membutuhkan perawatan behel yang rumit dan mahal di masa depan.

Kapan Kamu Harus Berkonsultasi ke DDS?

Kamu disarankan membawa si kecil ke klinik jika:

  • Gigi susu tanggal karena kecelakaan atau benturan keras.
  • Gigi susu harus dicabut karena lubang yang sudah sangat parah.
  • Gigi permanen sudah mulai tumbuh di belakang gigi susu yang belum tanggal (kondisi “gigi hiu”).

Gigi Si Kecil Tanggal Sebelum Waktunya? Jangan biarkan ruang kosong tersebut mengganggu pertumbuhan gigi permanennya. Konsultasikan kebutuhan Space Maintainer untuk buah hatimu di Dharmawangsa Dental Studio. Tim kami akan memastikan senyum masa depan si kecil tetap rapi dan sehat!