Banyak pasien datang ke Dharmawangsa Dental Studio (DDS) dengan keluhan gusi sering berdarah, bau mulut, atau gusi terasa “longgar” meski sudah rutin scaling setiap 6 bulan. Pertanyaannya: “Kenapa scaling saja tidak mempan?”
Jawabannya mungkin terletak pada lokasi infeksi. Jika bakteri sudah masuk terlalu dalam ke saku gusi dan merusak jaringan lunak di dalamnya, maka pembersihan permukaan (scaling) saja tidak akan cukup. Di sinilah prosedur Kuretase Gusi diperlukan.
Apa Itu Kuretase Gusi?
Jika scaling berfungsi untuk membersihkan karang gigi yang keras, maka Kuretase adalah prosedur untuk membersihkan jaringan lunak yang telah terinfeksi, meradang, atau membusuk di dalam saku gusi (gingival pocket).
Bayangkan saku gusi seperti kantung kecil di antara gigi dan gusi. Jika bakteri terjebak di sana terlalu lama, jaringan gusi bagian dalam akan menjadi “sakit” dan tidak bisa menempel kembali ke gigi. Kuretase dilakukan untuk membuang jaringan sakit tersebut agar jaringan baru yang sehat bisa tumbuh.
Kapan Kamu Membutuhkan Kuretase?
Tim Periodontis kami biasanya merekomendasikan kuretase jika ditemukan kondisi berikut:
- Saku Gusi yang Dalam: Saat pemeriksaan, dokter menemukan kedalaman saku gusi lebih dari 3-4 mm. Sikat gigi dan alat scaling biasa tidak bisa mencapai dasar kantung ini secara efektif.
- Gusi Tetap Meradang Setelah Scaling: Jika setelah pembersihan karang gigi, gusi tetap berwarna merah tua, bengkak, dan berdarah spontan.
- Periodontitis Kronis: Kondisi di mana infeksi sudah mulai merusak jaringan ikat pendukung gigi.
- Adanya Jaringan Granulasi: Munculnya jaringan abnormal yang tumbuh sebagai respon terhadap infeksi kronis di dalam gusi.
Prosedur di Dharmawangsa Dental Studio
Di DDS, kami memastikan prosedur kuretase dilakukan dengan standar kenyamanan tinggi:
- Pemberian Bius Lokal: Area yang akan dikerjakan dibuat mati rasa sepenuhnya.
- Pembersihan Teliti: Dokter akan membersihkan dasar saku gusi hingga ke dinding jaringan lunaknya.
- Irigasi Antiseptik: Area yang telah dikuret akan dibilas dengan cairan antiseptik untuk mematikan sisa bakteri.
- Penutupan Jaringan: Gusi akan ditekan lembut agar menempel kembali ke posisi idealnya.
Gusi Tetap Berdarah Meski Sudah Scaling? Mungkin sudah saatnya kamu melakukan pemeriksaan saku gusi secara mendalam. Jangan biarkan infeksi menyebar lebih jauh. Konsultasikan kondisi gusimu dengan spesialis Periodontis di Dharmawangsa Dental Studio untuk penanganan yang tuntas dan profesional.