Mengatasi Trauma Gigi Anak Akibat Jatuh dan Giginya Patah atau Lepas

Namanya juga anak-anak, sedang aktif-aktifnya bermain, berlari, atau bersepeda. Terkadang, benturan atau jatuh tidak bisa dihindari. Namun, suasana yang tadinya ceria bisa berubah jadi panik saat kamu melihat si kecil terjatuh dan giginya patah, atau bahkan lepas sepenuhnya dari gusi.

Tahukah kamu bahwa dalam kasus gigi lepas atau patah, 30 menit pertama adalah waktu yang paling menentukan apakah gigi tersebut bisa diselamatkan atau tidak? Di Dharmawangsa Dental Studio (DDS), kami ingin membekali kamu dengan panduan darurat agar kamu bisa bertindak cepat dan tepat.

Langkah Darurat Jika Gigi Anak Lepas Sepenuhnya (Avulsi)

Jika gigi anak lepas hingga ke akarnya, tetap tenang dan lakukan langkah-langkah ini:

  1. Cari Giginya: Pastikan kamu menemukan gigi yang lepas.
  2. Pegang Bagian Mahkotanya: Ini sangat penting! Jangan pernah memegang bagian akar gigi. Peganglah bagian mahkota (bagian putih yang biasa terlihat di mulut) agar sel-sel pada akar tidak rusak.
  3. Bilas dengan Lembut: Jika gigi kotor, bilas sebentar dengan air mengalir atau susu cair dingin. Jangan digosok, jangan pakai sabun, dan jangan dikeringkan dengan tisu.
  4. Coba Pasang Kembali (Hanya untuk Gigi Permanen): Jika itu gigi permanen, coba masukkan kembali ke lubang gusinya dan minta anak menggigit kasa untuk menahannya. Jangan lakukan ini pada gigi susu, karena bisa merusak benih gigi permanen di bawahnya.
  5. Media Penyimpanan: Jika gigi tidak bisa dipasang kembali, masukkan gigi ke dalam wadah berisi susu cair dingin atau mintalah anak meludah ke wadah dan rendam gigi di dalam air liur anak sendiri.
  6. Segera ke DDS: Kamu punya waktu kurang dari 60 menit untuk sampai ke dokter gigi agar gigi tersebut punya peluang besar untuk menempel kembali.

Bagaimana Jika Giginya Hanya Patah Sebagian?

Jika gigi tidak lepas tapi ada bagian yang patah:

  • Cari Potongan Giginya: Kadang potongan gigi tersebut bisa ditempelkan kembali oleh dokter gigi dengan hasil yang sangat estetis.
  • Bilas Mulut: Minta anak berkumur dengan air hangat untuk membersihkan area tersebut.
  • Kompres Dingin: Jika bibir atau gusi bengkak, kompres bagian luar mulut dengan es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  • Segera Hubungi Kami: Meskipun tidak lepas, gigi patah sering kali mengekspos saraf gigi yang bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat dan risiko infeksi jika dibiarkan terbuka.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter di Dharmawangsa Dental Studio?

Tim Pedodontist kami akan melakukan evaluasi cepat menggunakan rontgen untuk melihat apakah ada kerusakan pada tulang rahang atau benih gigi permanen.

  • Untuk Gigi yang Lepas: Kami akan mencoba melakukan re-implantasi (memasang kembali) dan melakukan splinting (menyangga gigi tersebut agar stabil kembali).
  • Untuk Gigi Patah: Kami akan melakukan restorasi menggunakan bahan komposit berkualitas tinggi sehingga bentuk gigi kembali seperti semula tanpa terlihat ada sambungan.

Darurat Gigi Anak? Kami Siap Membantu! Jika si kecil baru saja mengalami benturan atau jatuh yang mengenai gigi, segera hubungi Dharmawangsa Dental Studio. Tim kami berpengalaman menangani trauma gigi anak dengan pendekatan yang menenangkan untuk si kecil dan profesional bagi kamu.