Memiliki gigi tiruan (gigi palsu) lepasan adalah solusi hebat untuk mengembalikan fungsi kunyah dan kepercayaan diri. Namun, gigi palsu bukanlah benda “pasang dan lupakan”. Karena sifatnya yang berpori, gigi palsu bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri, sisa makanan, dan plak jika tidak dirawat dengan benar.
Pernahkah kamu merasa gigi palsu mulai berbau tidak sedap atau muncul noda kemerahan di gusi? Itu adalah tanda bahwa higienitas gigi tiruanmu perlu ditingkatkan. Di Dharmawangsa Dental Studio (DDS), kami ingin memastikan investasi senyummu ini bertahan lama dan tetap sehat. Berikut adalah panduan lengkap cara merawatnya!
1. Bersihkan Setiap Selesai Makan
Jangan biarkan sisa makanan terselip di antara gigi palsu dan gusi dalam waktu lama. Caranya, lepaskan gigi palsu dan bilas dengan air mengalir untuk membuang sisa makanan yang menempel. Tipsnya, lakukan di atas wastafel yang diisi air atau lapisi dengan handuk tebal. Jika gigi palsu terjatuh, ia tidak akan langsung pecah karena terbentur permukaan keras.
2. Gunakan Sikat Khusus dan Pembersih yang Tepat
Gigi palsu terbuat dari bahan akrilik atau nilon yang lebih lunak dari email gigi asli.
- Hindari Pasta Gigi Biasa: Kebanyakan pasta gigi mengandung bahan abrasif yang bisa menggores permukaan gigi palsu. Goresan ini nantinya akan menjadi “rumah” bagi bakteri.
- Gunakan Sabun Cair Lembut: Gunakan sabun cuci piring cair yang lembut atau sabun tangan non-parfum dengan sikat berbulu halus (soft brush) untuk menyikat seluruh permukaan gigi tiruan.
3. Rendam Saat Tidur (Wajib!)
Gusi kamu butuh waktu untuk beristirahat dan bernapas. Memakai gigi palsu 24 jam penuh bisa memicu infeksi jamur (Candidiasis) pada gusi.
- Gunakan Air Biasa: Rendam gigi palsu dalam wadah berisi air bersih atau larutan pembersih khusus gigi tiruan (denture cleanser) semalaman.
- Jangan Gunakan Air Panas: Air panas bisa mengubah bentuk (distorsi) gigi palsu sehingga tidak pas lagi saat dipakai.
4. Jaga Kebersihan Mulut Secara Menyeluruh
Meskipun gigimu palsu, jaringan di bawahnya adalah jaringan hidup.
- Bersihkan gusi, lidah, dan langit-langit mulut menggunakan sikat lembut atau kain kasa basah sebelum memasang kembali gigi palsu di pagi hari. Ini membantu melancarkan sirkulasi darah di gusi.
5. Jangan Lupa Kontrol Rutin di DDS
Gusi dan tulang rahang kita berubah seiring waktu. Gigi palsu yang dulu pas mungkin perlahan menjadi longgar. Jika gigi palsu terasa goyang, segera hubungi tim Prostodontist kami untuk prosedur relining (pelapisan ulang) agar kembali stabil dan nyaman digunakan.
Gigi Palsu Kamu Terasa Longgar atau Mulai Berubah Warna? Jangan biarkan ketidakyamanan menghambat aktivitasmu. Bawa gigi palsumu ke Dharmawangsa Dental Studio untuk pembersihan profesional atau penyesuaian posisi (fitting) agar kamu bisa kembali makan dan bicara dengan tenang!